BARCELONA BERHASIL MEMATAHKAN SEJARAH

BARCELONA VS PSG FT (6-1) AGREGAT (6-5), KEAJAIBAN TERCIPTA DI CAMP NOU.

 

SPORTIFITAS.COM – Barcelona berhasil meraih kemenangan fantastis 6-1 atas lawannya Paris Saint-Germain dalam lanjutan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (9/3) dini hari tadi. Skor telak ini sekalian memastikan Blaugrana lolos ke babak selanjutnya perempat-final dengan agregat 6-5 dan juga mencetak comeback terbaik sepanjang sejarah Liga Champion.

Seperti yang telah prediksi, Barcelona tampil ofensif sejak awal pertandingan dimulai. Defisit empat gol pada leg pertama tentu jadi pemicu utama dari gaya bermain ini. Di lain sisi, Luis Enrique tidak hanya omong besar saat menegaskan niatnya untuk menghasilkan keajaiban di Camp Nou.

Gol cepat pun dihasilkan oleh Luis Suarez saat menit ketiga. Memanfaatkan situasi kemelut di kotak pinalti, striker Uruguay itu menyumdul bola keras-keras. Kevin Trapp mampu menghadangnya, namun sudah terlambat karena bola telanjur sudah melewati garis gawang PSG.

BARCA FC

Lionel Messi nyaris saja menggandakan keunggulan tak lama setelah itu. Barca mendapatkan peluang melakukan tendangan bebas dari jarak 20 meter. La Pulga melengkungkan bola ke arah sudut kanan, sayangnya bola meleset tipis di samping gawang.

Tembakan demi tembakan dikirim oleh Blaugrana. Neymar, Suarez, dan Messi bergantian menguji ketangguhan Trapp. Adapun peluang-peluang tersebut hanya mampu menyerempet mistar gawang. Trapp tampaknya tidak mendapat ancaman yang berarti untuk gawangnya.

Namun siapa sangka, gol kedua Barcelona justru tercipta melalui bunuh diri dari Layvin Kurzava. Bek muda Prancis itu salah dalam mengantisipasi bola yang membuat mengoyak gawangnya sendiri. Blaugrana pun menutup babak pertama dengan optimisme juga defisit tinggal tersisa dua gol lagi.

Masuk paruh kedua, dominasi Barcelona masih terus berlanjut. Neymar langsung memberikan ancaman serius di menit pertama melalui aksi menusuk dari sektor sebelah kiri. Thomas Meunier terpeleset kala mengejarnya dan tak sengaja menjatuhkan sang mega bintang Brasil. Wasit berdiskusi dengan hakim garis, lalu ahirnya memberikan hadiah penalti untuk Barcelona. Messi dipercaya menjadi algojo dan dengan sifat tenang berhasil mencetak gol ketiga.

barcelona MESSI

Gol tersebut tentu saja membuat Unai Emery waspada. Sang pelatih langsung menarik Lucas Moura kemudian memainkan Angel Di Maria. Hadirnya gelandang dari Argentina ini langsung memberikan dampak positif pada Les Parisiens. Mereka yang awalnya hanya bisa pasrah kala ditekan oleh Barcelona, kini mereka bisa melancarkan serangan balik yang berbahaya untuk Barcelona.

Aksi Angel Di Maria selanjutnya justru menjadikan hancurnya harapan bagi Barcelona. Eks gelandang dari Real Madrid itu melambungkan bola pada Kurzawa, lalu sang bek langsung mengheadingnya ke belakang. Ternyata di belakang ada Edinson Cavani yang berlari dan menyambutr bola dengan tendangan voli kaki kanannya. Marc-Andre ter Stegen tidak berhasil menghalaunya dan gol pun terlahir.

Situasi ini sangat merugikan bagi kubu Barcelona. Kendati sudah unggul tiga gol, Blaugrana saat ini harus mencetak tiga gol lagi untuk bisa lolos. Para pemain tuan rumah nampak frustrasi sesaat setelah gol tersebut dan kerap melakukan pelanggaran atas dasar kecerobohan. Paris Saint Germain jelas menikmati kondisi ini, permainan fisik yang ditampilkan pada lini tengah tampak lebih efektif dengan Barca yang sudah tersulut emosinya.

Cavani hampir menambah kesengsaraan Barcelona tak lama setelah itu. Striker Uruguay itu menerima passing terobosan dari Julian Draxler untuk selanjutnya menghadapi Ter dalam situasi satu lawan satu. Ia berusaha menlancarkan bola lewat sela kaki Ter Stegen, namun sang kiper Jerman lebih sigap sehingga kakinya terlebih dulu membelokkan jalur bola.

Dua menit jelang usai, Neymar berhasil memperkecil defisit gol lewat sepakan bebas indah. Sang striker Brasil pun menyamakan agregat menjadi 5-5 melalui eksekusi penalti tak lama berselang. Dengan tambahan waktu lima menit, Blaugrana terus berusaha mencari gol penentu kemenangan.

Akhirnya Gol datang juga pada menit ke-94. Neymar mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti dan Sergi Roberto berhasil lolos dari jebakan offside. Bintang muda dari Spanyol itu pun melakukan sentuhan ringan untuk akhirnya menjebol gawang Trapp. Barcelona mengunci kemenangan dramatis agregat 6-5 dan lolos ke babak berikutnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.