KOMENTAR KETUM PSS TERKAIT KEKALAHAN TIMNAS

KETUA UMUM PSSI, EDY RAHMADY BERKOMENTAR TERKAIT HASIL YANG DI DAPAT TIMNAS SETELAH KALAH DARI MYANMAR.

SPORTIFITAS.COM – Pemimpin umum PSSI Edy Rahmayadi menilai kekalahan timnas Indonesia dari Myanmar akan berdampak dalam penilaian warga , tetapi jajarannya tetap sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh Bagas Adi dan kawan-kawan.

“Pasti banyak yang marah dengan hasil ini. Tetapi kami harus akui bahwa semuanya butuh proses. Yang jelas semangat pemain sudah terlihat,” imbuh Edy Rahmayadi di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Dari dia, untuk menciptakan sebuah grup tak dapat dilakukan secara instan. Tetapi, harus melewati proses sesuai dengan tahapan yang dicanangkan oleh pelatih. Keadaan ini belum sepenuhnya berjalan di tubuh timnas Indonesia yang diasuh Luis Milla ini.

Pertandingan melawan Myanmar ini, ungkap beliau, apabila disesuaikan dengan planning akan dilaksanakan dalam 25 Maret. Namun, laga multi nasional yang adalah debut bagi pelatih asal Spanyol itu dimajukan dari jadual yang telah direncanakan.

“Seharusnya memang bukan hari ini. Keadaan ini jelas ada konsekuensinya. Yang jelas, setelah laga ini pasti akan ada evaluasi yang dilakukan pelatih,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu.

Meski menunjukkan kekalahan 1-3 dari Myanmar, jajarannya sangat mengapresiasi semangat pemain muda Indonesia. Kekalahan ini digadang-gadang menjadi cambuk bagi Evan Dimas dan kawan-kawan buat mendapat hasil terbaik dalam SEA Games 2017 Malaysia, Agustus nantinya.

BACA JUGA : INDONESIA VS MYANMAR FT (1-3)

Timnas Indonesia dalam pertandingan debut Luis Milla ini sebanarnya mampu unggul terlebih dahulu pada mnt 21 lewat sundulan Ahmad Nurhadianto habis mendapatkan umpan terukur dari Saddil Ramdani.

Mampu menang, timnas langsung mendapatkan tekanan dari pemain Myanmar yang mempunyai pengalaman bertandingan lebih banyak. Hasilnya, anak asuh Luis Milla ini kesulitan berkembang meski beberapa kali serangan melewati sayap kanan sering merepotkan Myanmar.

Memasuki babak 2, timnas Indonesia memasukkan pemain naturalisasi Ezra Walian serta Evan Dimas buat menggantikan Ahmad Nurhadianto dan Gian Zola dengan harapan pola serangan lebih terkontrol dibanding yang lalu.

Hanya saja, bukan gol yang didapat namun timnas Indonesia justru kebobolan lagi dari pemain Myanmar.

Comments

comments