PBFC AKAN TUTUP LINI TENGAH AREMA

Dalam pergelaran final Piala Presiden antara Pusamania Borneo FC kontra Arema FC, Ricky Nelson akan gunakan taktik mematikan lini tengah.

SPORTIFITAS.COM – Pelatih Pusamania Borneo FC II Ricky Nelson membicarakan, dia telah mempersiapkan alur mematikan lini tengah Arema FC, lawan yang akan mereka lawan di final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, minggu (12/3) malam Waktu Indonesia Barat.

Keganasan bomber Christian ‘El Loco’ Gonzlaes dengan mencetak lima gol ke gawang Semen Padang dianggap Ricky bukan disebabkan kepintaran Gonzales, melainkan kesalahan pemain Semen Padang. Dari Ricky, El Loco tampil menggila berkat sokongan dari lini tengah.

Ricky Nelson

“dia striker yang bagus. Akan tetapi bagi saya, di pertandingan semi-final kemarin terdapat yang salah dari Semen Padang, terlebih saat mereka tidak berubah, itu yang membuat Gonzales bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun jadi gol,” ungkap Ricky.

“Prinsipnya Gonzales hanya memaksimalkan kesalahan musuh, bukan ia sendiri yang menciptakan peluang. Sejujurnya semua sama, karena kami harus perhatikan [Esteban] Vizcarra, serta pemain lini tengah mereka. Kami juga perhatikan alur bola mereka, karena Arema akan menyerang.”

Ricky menambahkan, selain mempersiapkan skema mematikan serangan lawan, ia juga terus mengasah ketajaman barisan depan. Ricky berkaca dari satu gol yang dijebolkan Pusamania ke gawang Persib Bandung dalam leg kedua semi-final.

“Walaupun kami tahu semangat Arema lagi naik, ini akan sebagai final yang luar biasa. Peluang di final fivety : fivety. Tentu saja semua orang akan mejagokan Arema, tetapi itu juga akan jadi kekuatan bagi kami, lantaran kami dari awal selalu berlaga menjadi tim yang tidak diunggulkan akan tetapi kami buktikan punya performa,” beber Ricky.

“Soal Bagaimana penyelesaian akhir, itu yang masih jadi perkara. Kami sedang melaksanakan pembenahan attacking, lantaran saat kemarin di home [lawan Persib] kami bermain menyerang, namun di Bandung agak menurun. Jadi itu yang perlu ditambah.”

Comments

comments