PUSMANIA LOLOS KE BABAK FINAL SINGKIRKAN PERSIB

KIM KURNIAWAN BANTAHKAN AMBISI PERSIB BANDUNG KE BABAK FINAL PIALA PRESIDEN 2017.

Harapan Persib Bandung untuk bisa bermain ke final Piala Presiden untuk yang kedua kalinya mampu digagalkan Pusamania Borneo FC II. Pertandingan yang berjalan sengit pada leg kedua semi-final, Minggu (5/3) malam, harus diselesaikan dengan drama adu penalti.

PBFC II datang ke Si Jalak Harupat bandung dengan modal kemenangan 2-1 di leg pertama. Persib yang bermain menyerang sejak awal mendapatkan perlawanan sengit dari tim tamu sampai laga berakhir 2-1 setelah berjalan 120 menit.

Pesut Etam akhirnya berhasil membungkam Biru barat lewat adu penalti, sama seperti yang mereka lakukan kepada Madura United pada babak sebelumnya. Dengan demikian Borneo FC telah mencetak sejarah, masuk final Piala Presiden dan membungkam Persib di kandang.

Babak Pertama

Di bawah hujan yang mengguyur Stadion Si Jalak Harupat, laga berjalan intens dari peluit pertandingan di tiup. Persib sebagai tuan rumah membuka peluang lewat shooting Gian Zola, namun sayangnya masih lemah.

Menit ketujuh, serangan beruntun dilangsungkan pemain Maung Bandung. Kotak penalti PBFC berkecumat seiring tendangan Dedi Kusnandar yang mengepal tiang, sepakan Zola yang masih mampu ditepis Wawan Hendrawan, hingga diakhiri tendangan yang kurang akurat Febri Hariyadi.

persib-vs-PBFC

Matsunaga Shohei yang kalah berduel dengan Rachmat Latief meminta penalti, namun diacuhkan wasit. Beberapa saat setelah itu, Atep melepaskan shooting mendatar dengan arah yang tajam, namun sayangnya masih bisa ditepis Wawan dengan brilian.

 

Wawan sangat menjadi momok bagi serangan yang dibangun Persib. Usaha demi usaha yang dilangsungkan penggawa tim tuan rumah kerap dibantahkan, hingga para pemain tampak sedikit keletihan jelang waterbreak.

Permainan dilanjutkan dengan tendangan bebas Matsunaga yang masih mengenai pagar hidup Borneo. Namun tak sampai di situ, Vladimir Vujovic dengan cermat mengumoan bola ke kotak penalti dan Matsunaga dengan indah menanduk bola untuk mengkonvert jadi gol. 1-0 untuk Persib.

Saat-saat akhir babak pertama mulai sengit dan penuh ketegangan antar pemain. Henhen Herdiana sampai harus di ubah ke bek kiri karena sempat terinjak oleh Diego Michiels dan adu tegang. Skor 1-0 untuk Persib pun bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua

Kedua tim mengubah susunan pemain mereka usai turun minum, Persib menurunkan Supardi dan Kim Kurniawan. Sementara Borneo memercayai Rifal Lastori serta Zulvin Zamrun. Beberapa saat laga berlangsung, Abdul Aziz pun dimainkan.

Mimpi buruk terjadi untuk Persib, menit ke-53 sepak pojok dari Asri Akbar mampu disambut Dirkir Glay dengan sundulan keras yang sulit dibantah Made Wirawan. Parahnya, Dirkir dalam kondisi tanpa kawalan, pun dengan Reinaldo Elias. 1-1.

Peluang emas diperoleh Atep yang mampu menembus deffend Borneo untuk mengejar bola. Atep sudah berhadapan dengan Wawan dan bola dilayangkan tanpa bisa diantisipasi Wawan, tapi sayang tiang gawang menyelamatkan bola yang disepak Atep pada menit 60′.

Ketegangan terjadi kembali pada menit ke-65, antara Vujovic dan Reinaldo. Untungnya, pemain dari kedua tim mencoba melerai Vujovic dan Reinaldo. Borneo yang sudah unggul mampu lebih tenang daripada Persib yang berkejaran dengan waktu.

persib VS BORNEO

Si Jalak Harupat kembali bersorak usai Atep mampu mencetak gol pada menit ke-72 memanfaatkan perebutan bola di kotak penalti Borneo. Umpan penjuru Febri mampu membohongi barisan pemain Borneo, Atep pun reflek menyambar bola dan Wawan hanya terperangah. 2-1.

Usai waterbreak, lancaran serangan Persib berlanjut. Vujovic yang ikut menyerang mendapat kans setelah melakukan bouncing header setelah menerima kiriman dari Dedi Kusnandar. Sayangnya bola lemah dan mudah diantisipasi Wawan.

Jika pada babak pertama serangan satu arah jadi milik Persib, paruh kedua lebih intens dan Borneo pun tetap membuat ancaman serius ke daerah Persib. Hingga 2×45 menit waktu normal berakhir, skor 2-1 untuk Persib atau 3-3 secara agregat. Laga dilanjutkan dengan babak tambahan.

Babak Tambahan

Persib memulai babak tambahan dengan baik, serangan dilancarkan Febri, Matsunaga hingga Vujovic yang menerima umpan pojok. Tapi, tak ada satu pun usaha yang mampu membuat gawang Wawan dalam ancaman.

Masuknya Tantan memberikan serangan Persib di bawah kendalinya. Tantan yang banyak beroperasi di sisi sebelah kiri menggeser peran Atep dan memberikan umpan ke dalam kotak penalti untuk diterima Matsunaga. Tapi, heading Matsunaga tak berbuah gol.

Ambisi Persib untuk membereskan laga tanpa adu penalti nampak jelas terlihat, serangan demi serangan mereka lantunkan ke daerah Borneo. Tapi, ketenangan Yamashita serta kuatnya Dirkir mampu membendung serangan tuan rumah. Ditambah lagi Wawan begitu alot untuk dikalahkan.

Laga akhirnya harus diselesaikan dengan adu penalti karena agregat tetap 3-3 bertahan hinggu babak tambahan 2×15 menit selesai. Sebagai catatan, Borneo punya pengalaman dengan adu penalti ketika melengserkan Madura United pada delapan besar.

Adu Penalti

Diawali dengan penalti dari Yamashita dalam kubu Borneo, bola dieksekusi dengan dingin dan tak mampu ditepis Made. Vujovic sebagai penendang pertama kubu Persib pun tak kesulitan menaklukkan Wawan.

Penendang kedua dari Borneo dan Persib, Tamsil Sijaya dan Matsunaga sama-sama sukses meneksekusi tugas mereka. Reinaldo sebagai penendang ketiga Borneo sukses, tapi tidak untuk Kim dari Persib. Tendangan dia melambung.

Sampa penendang keempat, Borneo masih sempurna manakala shooting keras Fandi terlalu sulit dibantah Made. Febri selaku penendang Persib menjaga asa Persib, bola yang ia sepak membentur mistar lebih dulu namun akhirnya gol.

Sepakan Dirkir Glay akhirnya meloloskan Pusmania ke babak final. Made terkecoh sepakan Dirkir, PBFC II pun lolos dengan kemenangan drama penalti 5-3..

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.